Pemkab Sragen dan PT Palma Pertiwi Makmur Garap Kawasan Industri Pangan & Energi

Sragen, Selokalampung.com – Kabupaten Sragen siap melesat jadi pusat integrasi industri daerah. Langkah ini ditandai lewat kolaborasi resmi antara Pemerintah Kabupaten Sragen dengan PT Palma Pertiwi Makmur (PT PPM) untuk membangun Kawasan Industri Terpadu guna mendukung Program Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi di era Presiden Prabowo Subianto.

DMPTSP Kabupaten Sragen bersama PT Palma Pertiwi Makmur (PT PPM) mengadakan audiensu di Ruang DPMPTSP Kabupaten Sragen pada Selasa (6/9/2026) untuk menjajaki kerja sama kedaulatan pangan dan energi nasional. Pertemuan ini menjadi langkah awal sebelum kedua belah pihak meresmikan kemitraan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Unsolicited.

Tindak lanjut konkret dari rangkaian audiensi Pemkab Sragen bersama PT PPM akan di lakukan MoU KPBU. Program ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat integrasi industri berbasis potensi lokal. Yofie Havianto selaku Direktur Perencanaan PT Palma Pertiwi Makmur yang mendampingi Pak Mardiyanto selaku Direktur Utama PT Palma Pertiwi Makmur mengatakan kegiatan KPBU Unsolicited yang di lakukan PT Palma Pertiwi Makmur adalah bertujuan mensukseskan bagian dari Aswa Cita Presiden Prabowo Subianto dalam hal Kedaulatan Pangan Energi dan Air

“Langkah besar ini diambil untuk membangun Kawasan Industri Terpadu guna menyokong sarana dan prasarana Program Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi. PT PPM tidak hanya membangun infrastruktur fisik berupa Kawasan Industri Terpadu, tetapi juga membuka ruang kemitraan inti yang melibatkan instansi daerah dan masyarakat lokal agar dampaknya dirasakan secara inklusif,” ujar Yofie.

PT PPM dikenal luas sebagai korporasi yang bergerak agresif dalam mengelola ketahanan pangan dan energi melalui pemberdayaan sumber daya alam lokal di berbagai wilayah Indonesia. Dengan jaringan lintas sektor yang kuat, perusahaan mengedepankan model bisnis yang berkelanjutan dan berbasis kerakyatan.

Dipilihnya Sragen sebagai lokasi pembangunan kawasan industri terpadu dinilai sangat strategis. Sinergi antara komitmen regulasi Pemkab Sragen dan kapasitas eksekusi industri dari PT PPM diharapkan mampu mempercepat realisasi kedaulatan pangan dan kemandirian energi nasional dari hulu hingga ke hilir. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *