BANDARLAMPUNG, SELOKALAMPUNG.COM —
Ribuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung memadati lokasi Kemah Bhakti Satya Linmas pada Kamis, (24/9/2026).
Agenda ini digelar berbarengan dengan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Kota Bandar Lampung, DPC ASLINMAS se-Provinsi Lampung, serta DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kota Bandar Lampung.
Dalam prosesi pengukuhan tersebut, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana resmi dilantik sebagai Ketua DPC ASLINMAS Kota Bandar Lampung oleh Gubernur Lampung yang bertindak selaku Ketua DPW ASLINMAS Provinsi Lampung.
Eva Dwiana menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah penyelenggaraan agenda berskala daerah tersebut.
Menurutnya, keberadaan ASLINMAS dan lembaga kemasyarakatan lainnya memegang peranan strategis dalam menopang keamanan serta pembangunan daerah dari tingkat tapak.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan kami kesempatan menjadi tuan rumah. Kami berharap semua yang hadir di sini bisa bekerja dengan baik,” kata Eva dalam sambutannya, Kamis, (24/9).
Eva menekankan bahwa konsolidasi organisasi ini tidak hanya ditujukan untuk menguatkan peran Linmas di tingkat kota, melainkan juga meluas ke seluruh wilayah di Provinsi Lampung.
“Kita berharap semuanya bukan hanya di Bandar Lampung. Semua kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung bisa lebih baik lagi. Mari kita bersama-sama bekerja dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Gubernur Lampung, Danrem, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, Kejaksaan, Satpol PP, serta perwakilan masyarakat sipil.
Dalam orasinya, Raffi Ahmad menggarisbawahi posisi vital Satlinmas sebagai garda terdepan menjaga ketertiban yang berhadapan langsung dengan dinamika di akar rumput.
Ia menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam ragam aktivitas Linmas, mulai dari upaya deteksi dini, pengamanan wilayah, hingga mitigasi bencana dan aksi sosial.
Raffi mencatat, jaringan ASLINMAS secara nasional kini telah menghimpun lebih dari 1,2 juta anggota. Wadah ini diharapkan dapat mengeskalasi kapasitas teknis sekaligus mengawal kesejahteraan para anggotanya.
Selain menyinggung penguatan Satlinmas, Raffi menyentuh peran pengurus DPC ABPEDNAS Kota Bandar Lampung yang baru dilantik. Ia mendorong ABPEDNAS agar aktif menjaring aspirasi warga serta mengawasi tata kelola anggaran pembangunan dari fase perencanaan hingga pertanggungjawaban.
Di samping itu, Raffi mengajak kalangan pekerja seni, pembuat konten, dan komunitas kreatif untuk terlibat mendistribusikan pesan publik yang edukatif.
Edukasi terkait kesadaran hukum dan kesiapsiagaan bencana, menurut dia, perlu dikemas melalui format digital yang adaptif dengan tren generasi muda.
Pembukaan Kemah Bhakti Satya Linmas ini ditandai sebagai awal penguatan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan organisasi masyarakat sipil untuk menjaga kondusivitas wilayah serta mengawal percepatan pembangunan di Provinsi Lampung.
(*)






