Tanggamus, Selokalampung.com – Di tengah tingginya angka kasus kanker serviks yang masih mengancam perempuan Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Tanggamus mencatatkan prestasi membanggakan. Tak sekadar memenuhi target, pelayanan Pap Smear massal yang digelar dalam rangka HUT ke-75 IBI berhasil melampaui sasaran dan menjadi salah satu penopang upaya Provinsi Lampung meraih Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Program yang berlangsung serentak di 15 kabupaten/kota se-Lampung sejak 7 Juni hingga 7 Juli 2026 itu menargetkan ribuan perempuan menjalani deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Pap Smear.
Di Kabupaten Tanggamus, target awal sebanyak 1.200 peserta berhasil terlampaui.
Hingga pelaksanaan berjalan, IBI Cabang Tanggamus sukses melayani 1.210 peserta atau mencapai 100,8 persen dari target yang ditetapkan.
Capaian tersebut menjadi kontribusi penting dalam mendukung target Pengurus Daerah IBI Provinsi Lampung yang menargetkan 13.740 spesimen sebagai syarat pemecahan Rekor MURI.
Keberhasilan itu tidak lepas dari inisiasi Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Lampung, Mery Destiaty, S.Tr.Keb., SKM., M.Kes., serta dukungan penuh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, dr. Herry Novrizal, M.M., yang memberikan dukungan dan dispensasi tugas kepada para bidan agar pelayanan dapat berjalan maksimal.
Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari seluruh Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Tanggamus, para camat, serta Tim Penggerak PKK di masing-masing wilayah.
Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Tanggamus, Bdn. Eni Sapriani MD, S.ST., M.Kes., mengapresiasi dedikasi seluruh pengurus cabang, pengurus ranting, dan anggota IBI yang telah bekerja tanpa kenal lelah menyukseskan pelayanan tersebut.
“Keberhasilan pelayanan ini lahir dari kerja keras para pengurus ranting bersama pengurus cabang yang tak kenal lelah mengedukasi masyarakat dan mencari sasaran di 20 kecamatan se-Kabupaten Tanggamus. Pengurus cabang juga secara bergilir mendampingi langsung di setiap titik pelayanan untuk memastikan kegiatan berjalan optimal,” ujar Eni Sapriani, Sabtu, 27 Juni 2026.
Menurutnya, keberhasilan Tanggamus diharapkan menjadi penyemangat bagi kabupaten dan kota lain di Lampung agar mampu memenuhi target yang telah ditetapkan hingga berakhirnya program pada 7 Juli 2026.
“Semoga keberhasilan IBI Tanggamus melampaui target segera disusul oleh kabupaten lainnya. Dengan sinergi dan semangat kebersamaan seluruh bidan, kami optimistis target Provinsi Lampung dapat tercapai sehingga IBI Lampung berhasil meraih Rekor MURI,” pungkasnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota IBI se-Kabupaten Tanggamus serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung dan menyukseskan pelayanan Pap Smear.
Tak hanya mengukir prestasi organisasi, keberhasilan tersebut juga menjadi kontribusi nyata IBI Tanggamus dalam meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker serviks sekaligus mendukung program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pemerintah demi meningkatkan derajat kesehatan perempuan di Kabupaten Tanggamus. (Nizal suoh)






