Tanggamus, Selokalampung.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi kembali ditegaskan. Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparatur pemerintah agar tidak melakukan penyimpangan dalam bentuk apa pun saat membuka Sosialisasi Pencegahan Korupsi bersama Forum Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, Rabu (24/6/2026).
Didampingi Wakil Bupati Agus Suranto, Bupati menegaskan bahwa pembangunan Tanggamus hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh penyelenggara pemerintahan memegang teguh integritas, kejujuran, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Saya tidak akan pernah mentolerir penyimpangan sekecil apa pun. Jika ada pelanggaran atau penyalahgunaan kewenangan, saya akan mengambil tindakan tegas tanpa mempertimbangkan hal lain selain kepentingan masyarakat dan masa depan Kabupaten Tanggamus,” tegasnya di hadapan peserta sosialisasi.
Menurut Bupati, upaya membangun daerah tidak cukup hanya mengandalkan program dan anggaran, tetapi juga harus ditopang oleh komitmen moral seluruh aparatur negara untuk bekerja secara lurus, transparan, dan sesuai aturan.
Ia mengingatkan agar tidak ada praktik meminta imbalan, pungutan, maupun penyalahgunaan jabatan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Seluruh aparatur diminta menjadikan jabatan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap kegiatan sosialisasi mampu memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai integritas dan antikorupsi, meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan korupsi di seluruh sektor pemerintahan, serta mendorong penerapan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun budaya kerja yang jujur, profesional, bertanggung jawab, serta berorientasi pada pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
“Pemerintahan yang bersih membutuhkan komitmen, konsistensi, dan kolaborasi dari seluruh pihak. Karena itu saya mengajak seluruh aparatur untuk berjalan lurus, tidak melakukan hal-hal yang menyimpang dari aturan yang berlaku,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Forum Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Lampung yang telah berkontribusi dalam memberikan edukasi dan penguatan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam upaya pencegahan korupsi.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Tanggamus secara resmi membuka kegiatan sosialisasi yang mengusung semangat peningkatan tata kelola pemerintahan daerah yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk memperkuat budaya antikorupsi sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. (*)






