Momentum Ramadan, Agus Widodo Gelar PIP WK di Tanjung Baru: Aktualisasikan Sila Ketuhanan

Anggota DPRD Kota Bandarlampung, Fraksi PKS, Agus Widodo Menggelar PIP WK di Tanjung Baru, Kedamian | Foto: Istimewa

Bandarlampung, Selokalampung.com – Anggota DPRD Kota Bandarlampung dari Fraksi PakS, Agus Widodo, menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP WK) di Kelurahan Tanjung Baru, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandarlampung, belum lama ini.

Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat yang antusias mengikuti pemaparan materi tentang penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Agus Widodo menekankan pentingnya menjadikan momentum bulan suci Ramadan sebagai sarana memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Ramadan bukan hanya momentum ibadah secara ritual, tetapi juga ruang refleksi untuk memperbaiki hubungan antarsesama dan memperkokoh persatuan.

“Momentum bulan Ramadan mari kita sambut dengan optimal, sebagaimana yang termaktub dalam Pancasila. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajarkan kita untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, sekaligus menghormati perbedaan keyakinan di tengah masyarakat,” ujar Agus di hadapan peserta.

Ia menjelaskan, pengamalan sila pertama tidak hanya berhenti pada aspek spiritual pribadi, tetapi juga tercermin dalam sikap toleransi, saling menghargai, dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Terlebih di Kota Bandarlampung yang majemuk, nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama menjaga harmoni sosial.

Agus juga mengingatkan bahwa tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks, mulai dari arus informasi yang tidak tersaring hingga potensi perpecahan akibat perbedaan pandangan. Oleh karena itu, kegiatan PIP WK menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap ideologi negara.

‎“Kita ingin masyarakat tidak hanya hafal Pancasila, tetapi benar-benar mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, persatuan dan kesatuan bangsa akan tetap terjaga,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Agus berharap nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dapat terus tertanam kuat di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mampu menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern. (ido)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *