Prof. Safari Daud Nahkodai IKASUKA Lampung 2026–2031, Munir Abdul Haris Jabat Sekretaris

Bandarlampung, Selokalampung.com – Ikatan Keluarga Alumni IAIN/UIN Sunan Kalijaga (IKASUKA) Yogyakarta Provinsi Lampung resmi memiliki kepengurusan baru periode 2026–2031. Dalam forum silaturahmi alumni yang berlangsung di Rumah Makan Kayu, Jalan Arif Rahman Hakim, Bandarlampung, Minggu (26/7/2026) malam, Prof. Dr. Safari Daud, M.Sos.I. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IKASUKA Lampung.

Forum yang dihadiri lebih dari seratus alumni tersebut berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Presidium IKASUKA Yogyakarta, Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., yang juga menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Arifatul Choiri Fauzi menegaskan bahwa alumni IAIN/UIN Sunan Kalijaga memiliki karakter yang kuat, moderat, dan mampu bersaing di berbagai bidang pengabdian.

“Alumnus IAIN/UIN Sunan Kalijaga di mana pun berada memiliki karakter yang moderat dan siap bersaing dengan alumni perguruan tinggi lainnya di berbagai lini. Potensi besar yang dimiliki, termasuk di Provinsi Lampung, harus terus disinergikan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah alumni IKASUKA di Provinsi Lampung yang diperkirakan mencapai lebih dari seribu orang merupakan modal besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas profesi.

Dalam musyawarah tersebut, Prof. Dr. Safari Daud, M.Sos.I., yang juga menjabat Wakil Rektor II UIN Raden Intan Lampung, dipercaya memimpin IKASUKA Provinsi Lampung periode 2026–2031. Sementara itu, Munir Abdul Haris, S.Sos.I., anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2024–2029, ditetapkan sebagai Sekretaris IKASUKA Provinsi Lampung.

Munir Abdul Haris menjelaskan bahwa alumni IKASUKA Lampung tersebar di berbagai bidang profesi, mulai dari akademisi perguruan tinggi, anggota legislatif, aparatur sipil negara (ASN), pengusaha, guru, pengasuh pondok pesantren, pengawas madrasah dan sekolah, komisioner KPU, tenaga pendamping profesional, penyuluh agama, jurnalis, peneliti, hingga berbagai profesi lainnya.

“Keberagaman profesi ini menjadi kekuatan besar bagi IKASUKA Lampung untuk membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan daerah,” kata Munir.

Ia juga menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2026–2031 merupakan kelanjutan estafet organisasi dari kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, IKASUKA Provinsi Lampung diharapkan semakin solid dalam mempererat silaturahmi antaralumni, memperkuat sinergi lintas profesi, serta meningkatkan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan pembangunan di Provinsi Lampung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *