Bupati Tanggamus Imbau Masyarakat Waspada Dampak Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Tanggamus, Selokalampung.com – Bupati Tanggamus mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tanggamus untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

Imbauan tersebut disampaikan Bupati Tanggamus sebagai langkah antisipasi sekaligus perlindungan terhadap masyarakat dari potensi dampak abu vulkanik.

Bupati meminta masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan seperti asma.

“Jika aktivitas di luar ruangan tidak dapat dihindari, masyarakat diimbau menggunakan masker dan kacamata sebagai alat pelindung diri untuk mengurangi risiko iritasi mata dan gangguan pernapasan,” ujar Bupati dalam imbauannya.

Selain menjaga kesehatan, masyarakat juga diminta melindungi sumber air dan makanan dari kontaminasi abu vulkanik dengan menutup rapat wadah penampungan air bersih, sumur, serta tempat penyimpanan makanan.

Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk membersihkan endapan abu vulkanik yang menumpuk di atap rumah secara berkala. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penumpukan abu yang dapat menambah beban pada konstruksi atap dan berpotensi menyebabkan kerusakan.

Masyarakat juga diminta tetap tenang serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

Bupati mengajak masyarakat untuk selalu memantau perkembangan informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan BPBD Kabupaten Tanggamus sebagai sumber informasi terkait kondisi Gunung Anak Krakatau maupun dampak sebaran abu vulkanik.

Sementara itu, terkait kegiatan pendidikan, Bupati menyampaikan bahwa sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 150 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar-Mengajar Akibat Dampak Abu Vulkanik, aktivitas belajar-mengajar pada seluruh jenjang pendidikan di wilayah yang terdampak abu vulkanik dialihkan secara daring dari rumah masing-masing.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik, tenaga pendidik, serta seluruh warga sekolah selama kondisi sebaran abu vulkanik masih berlangsung.

Bupati Tanggamus mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga, meningkatkan kepedulian, serta mengikuti arahan pemerintah dan petugas terkait.

“Mari kita saling menjaga dan peduli antar sesama. Tetap tenang, waspada, dan ikuti informasi resmi dari pemerintah,” pesan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama seluruh pihak terkait akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi masyarakat dari dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *