Sosialisasi PIP-WK di Kemiling, Sulistiani Tekankan Pancasila Hadir dalam Aksi Nyata

Bandar Lampung, Selokalampung.com – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sulistiani, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat dari berbagai latar belakang dan berlangsung dalam suasana dialogis serta penuh antusiasme.

Sosialisasi PIP-WK ini menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks. Berbagai persoalan sosial, ekonomi, hingga degradasi nilai dalam kehidupan bermasyarakat dinilai menuntut penguatan ideologi kebangsaan yang lebih membumi dan relevan dengan realitas sehari-hari.

‎Dalam sambutannya, Sulistiani menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebatas simbol, slogan, atau hafalan semata. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata, dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, hingga kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

‎“Pancasila itu bukan hanya diucapkan, tapi harus dihidupkan. Mulai dari rumah, lingkungan sekitar, sampai bagaimana kita bersikap sebagai warga negara,” ujar Sulistiani.

‎Ia menilai, upaya penguatan ideologi Pancasila akan lebih efektif apabila dibarengi dengan program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Sulistiani juga memaparkan sejumlah program unggulan PKS yang dinilainya sejalan dengan nilai-nilai Pancasila sekaligus mendukung pembangunan karakter bangsa.

‎Salah satu program tersebut adalah Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang difokuskan pada penguatan ketahanan keluarga serta pendidikan karakter. Selain itu, terdapat Gerakan Ekonomi Mandiri (Gema) yang diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

‎“Kami ingin keluarga kuat, ekonominya mandiri, dan masyarakatnya berdaya. Itulah semangat dari RKI dan Gema,” katanya.

‎Tak hanya itu, PKS juga menghadirkan Program BBQ Lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap warga lanjut usia agar tetap mendapatkan perhatian sosial serta ruang untuk terus berkontribusi di masyarakat. Sementara itu, PKS Muda Institut diarahkan untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta daya saing di tengah tantangan global.

‎“Generasi muda harus kita siapkan bukan hanya cerdas, tapi juga berkarakter dan cinta tanah air,” tegasnya.

‎Melalui kegiatan PIP-WK tersebut, Sulistiani berharap nilai-nilai Pancasila dapat semakin mengakar di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai wacana, tetapi benar-benar tercermin dalam perilaku dan tindakan sehari-hari.

‎“Kita ingin masyarakat paham, sadar, dan bangga dengan Pancasila. Karena dari sanalah persatuan dan keadilan sosial bisa terwujud,” pungkasnya.

‎Kegiatan sosialisasi ini mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme masyarakat terlihat dari aktifnya dialog dan diskusi yang berlangsung, mencerminkan tingginya kebutuhan akan pembinaan ideologi kebangsaan yang kontekstual, aplikatif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *